Mahasiswa UINSA Desak Rektor Definitif

pusaran.net

pusaran.net – Puluhan mahasiswa Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya bersama sejumlah elemen civitas akademika menggelar aksi damai di depan kampus, Rabu (15/7/2026). Mereka mendesak agar proses transisi kepemimpinan di UINSA segera dituntaskan melalui pelantikan rektor definitif sesuai mekanisme yang berlaku.

Aksi diawali dengan long march dari kawasan Jatim Expo–Frontage Ahmad Yani menuju gerbang utama Kampus UIN Sunan Ampel Surabaya di Jalan Ahmad Yani No. 117. Setibanya di lokasi, massa membacakan petisi berisi tuntutan agar pergantian kepemimpinan menjadi momentum pembaruan tata kelola universitas.

Baca juga: Giliran Bangunan Liar di Bawah Flyover Tambak Mayor Dibongkar Satpol PP 

Dalam petisinya, mahasiswa meminta agar kepemimpinan sementara atau pelaksana tugas (Plt) segera diakhiri dan digantikan oleh rektor definitif yang memiliki integritas, profesionalisme, serta mampu membangun kolaborasi dan menjunjung tinggi kebebasan akademik.

Koordinator aksi, Ale Fadlurrahman, menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap masa depan UINSA dan disampaikan secara damai.

"Aspirasi ini lahir dari kepedulian terhadap masa depan kampus. Kami berharap seluruh proses berjalan damai, tertib, serta menghormati aturan yang berlaku. Tujuan kami adalah mendorong lahirnya kepemimpinan yang mampu membawa UINSA semakin maju," ujarnya.

Baca juga: Wali Kota Eri : Obat Terlambat, RS Wajib Ganti Rugi Rp50 Ribu

Selain meminta pelantikan rektor baru, mahasiswa juga menuntut penguatan tata kelola universitas yang profesional, transparan, dan akuntabel. Mereka berharap budaya kampus semakin terbuka terhadap dialog, kolaborasi, serta mampu menciptakan lingkungan akademik yang humanis, guyub, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan.

Peserta aksi juga mengajak seluruh civitas akademika menjaga situasi tetap kondusif selama proses penyampaian aspirasi. Panitia mengimbau peserta tidak melakukan tindakan anarkis, menghormati aparat keamanan yang bertugas, serta mengedepankan dialog sebagai bagian dari tradisi demokrasi akademik di lingkungan perguruan tinggi.

Baca juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Pendidikan untuk 7.380 Siswa SMA/SMK/MA Sederajat

Adapun tuntutan utama yang disampaikan meliputi mendorong hadirnya kepemimpinan baru yang mampu membawa UINSA ke arah lebih baik, mengganti Plt dengan rektor definitif sesuai mekanisme yang berlaku, memperkuat tata kelola universitas yang transparan dan akuntabel, serta menjadikan pergantian kepemimpinan sebagai awal pembaruan institusi. (pn1)

 

Editor : Wasi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru