HDI 2025 Jatim Usung Tema Disabilitas Berdaya Tanpa Batas

pusaran.net

pusaran.net - Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Jawa Timur bersiap menggelar puncak peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2025 pada 6–7 Desember mendatang. Beragam agenda telah disiapkan untuk dua hari pelaksanaan, mulai dari layanan pemeriksaan mata, pameran dan bazar UMKM Disabilitas, hingga berbagai kompetisi seperti fashion nusantara, joget tuli wicara, musik patrol, dan stand up comedy disabilitas.

Ketua Panitia, Isnawati menuturkan, pihaknya juga menghadirkan panggung seni yang berlangsung sejak siang hingga malam. Salah satu yang tampil adalah Difa Laras, kelompok karawitan yang seluruh anggotanya merupakan penyandang disabilitas.

Baca juga: Polda Jatim Sikat 320 Kasus Kejahatan Jalanan, 319 Tersangka Diciduk

“Kami ingin membuktikan bahwa disabilitas mampu berdaya tanpa batas. Itu tema besar HDI tahun ini,” ujar Isnawati, Kamis (4/12/2025).

Isnawati menambahkan, HDI 2025 bukan sekadar seremoni. Melalui rangkaian kegiatan ini, BK3S berharap penyandang disabilitas dapat meningkatkan kepercayaan diri dan memperoleh kesempatan yang setara dalam kehidupan sosial.

“Kami ingin mendorong aksi nyata untuk penyetaraan kesempatan bagi penyandang disabilitas,” imbuh mantan pengajar YPAC Surabaya tersebut.

Memasuki 7 Desember, kegiatan berlanjut dengan senam sehat disabilitas dan pagelaran wayang inklusi di Gedung Cak Durasim pada pukul 19.00 WIB. Rangkaian HDI 2025 akan ditutup pada 10 Desember melalui pembagian kacamata gratis bagi siswa dan lansia, yang rencananya dihadiri Fatma Saifullah Yusuf, istri Menteri Sosial, Gus Ipul.

Baca juga: Dari Kader untuk Umat, PKS Jatim Salurkan 71.555 Paket Daging Kurban

Sementara itu, Ketua BK3S Jawa Timur Pinky Saptandari menyampaikan bahwa acara ini melibatkan penyandang disabilitas dari berbagai daerah serta komunitas dan pihak-pihak yang peduli terhadap isu disabilitas. “Kami menggandeng banyak pihak, mulai dari individu, lembaga sosial hingga dunia usaha,” jelasnya.

Pinky menambahkan, puncak HDI 2025 merupakan rangkaian panjang sejak November. Di antaranya pelatihan tata rias bekerja sama dengan Perempuan Indonesia Pintar (PIP) pada 15 November, serta penyampaian aspirasi pemberdayaan sosial disabilitas ke DPRD Jawa Timur pada 19 November. Kemudian pelatihan barista bagi penyandang disabilitas yang bekerja sama dengan Air Minum Biru dan Komunitas Mata Hati pada 29 November.

Melalui seluruh kegiatan ini, BK3S berharap masyarakat semakin memahami isu disabilitas secara utuh, menumbuhkan pemikiran kritis, sekaligus mendorong aksi nyata pemberdayaan penyandang disabilitas di Jawa Timur.

Baca juga: PAN Jatim Panaskan Mesin Pemilu 2029

Berdasarkan data BPS 2023, jumlah penyandang disabilitas di Indonesia mencapai lebih dari 22 juta jiwa atau sekitar 8,5 persen dari total populasi. Adapun data Kemendikdasmen Oktober 2025 mencatat ada 245,3 ribu peserta didik penyandang disabilitas di seluruh Indonesia, dengan angka tertinggi di jenjang pendidikan menengah. Jawa Timur berada di peringkat kedua dengan 34,1 ribu siswa disabilitas, di bawah Jawa Barat yang mencapai 38,1 ribu siswa. (pn3)


Jika mau, saya bisa buatkan versi lebih pendek, lebih formal, atau lebih persuasif untuk rilis media.

Editor : Wasi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru