pusaran.net - Persebaya Surabaya berupaya bangkit saat melawan Madura United pada lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin 26 Oktober 2026 malam. Kemenangan jadi hal penting untuk mengakhiri tren negatif di dua laga terakhir.
Laga ini menjadi tantangan sendiri bagi Persebaya, pasalnya Madura United menjadi salah satu tim kuat musim ini. Bahkan, secara posisi di klasemen skuad Laskar Sappe Kerrab berada di atas Persebaya.
Baca Juga: Merchandise Persebaya Kini Hadir Lagi di Bandara Juanda
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares mengaku, Madura United bukan tim yang layak dianggap enteng. Musim lalu, Persebaya bahkan harus tumbang di kadang dengan skor telak.
Di musim ini, Madura dinilai berubah drastis dibanding musim lalu. Skuad yang semakin lengkap membuat Madura salah satu ancaman di musim ini.
Baca Juga: Final Soekarno Cup, Semangat Bung Karno dan Bung Tomo Menggema di GBT
"Ya, saya melihat enam pertandingan mereka, mereka bisa bermain mengeksplorasi saat transisi menyerang, tetapi mereka juga bisa bermain dengan penguasaan bola. Ini adalah tim yang memiliki kapasitas untuk melakukan kedua hal tersebut," kata Tavares dalam konferensi pers jelang pertandingan, Minggu ( 25/10/ 2026)
Menurutnya, laga ini semakin berat karena timnya harus menghadapi jadwal padat. Beberapa pemain yang mengalami cedera membuat tim pelatih berencana melakukan rotasi pemain.
Baca Juga: Semifinal-Final Soekarno Cup Gunakan VAR dan Wasit Liga 1
Meski demikian, pelatih asal Portugal itu menyebut telah memaksimalkan waktu yang ada untuk melakukan persiapan. Ia tetap optimis timnya bisa kembali meraih kemenangan.
"Jika kami ingin kembali meraih kemenangan, kami harus bermain dengan baik, memiliki sikap yang baik, fokus, tetapi juga agresif dan intens, karena pertandingan terbaik yang pernah kami jalani adalah ketika kami menunjukkan perilaku tersebut," ujarnya mengakhiri. (pn3)
Editor : Wasi