pusaran.net - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus memperluas jangkauan promosi kawasan industri Jawa Timur ke pasar internasional, guna menarik minat investor global dan membuka peluang investasi baru. Upaya tersebut diwujudkan melalui partisipasi SIER dalam Selangor Investment and Industrial Park Expo (SPARK) 2026, yang merupakan bagian dari rangkaian Selangor International Business Summit (SIBS) 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 14–17 Oktober 2026.
Dalam kegiatan tersebut, SIER berpartisipasi sebagai peserta pameran karena diundang Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Jawa Timur, dan sebagai BUMD Pemprov Jatim yg bergerak dalam pengelolaan dan pengembang kawasan industri.
Baca Juga: Anak Disabilitas Meninggal, Pemkot Surabaya Turun Tangan
SPARK 2026 secara resmi dibuka oleh Raja Muda Selangor, Duli Yang Teramat Mulia (DYTM) Tengku Amir Shah Ibni Sultan Sharafuddin Idris Shah Alhaj, didampingi Menteri Besar Selangor, Yang Amat Berhormat (YAB) Dato’ Seri Amirudin bin Shari.
Melalui ajang internasional tersebut, SIER memperkenalkan potensi dan keunggulan kawasan industri yang dikelolanya, yakni kawasan industri SIER di Surabaya dan kawasan industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan, sebagai pilihan lokasi investasi bagi pelaku industri dalam negeri maupun internasional.
Kedua kawasan industri tersebut memiliki posisi strategis dalam mendukung pengembangan sektor manufaktur dan kegiatan industri, dengan dukungan infrastruktur, utilitas, serta layanan pengelolaan kawasan yang terintegrasi. Keunggulan ini menjadi nilai tambah yang ditawarkan SIER kepada calon investor yang berencana mengembangkan maupun memperluas kegiatan usahanya di Indonesia.
Direktur Pemasaran dan Pengembangan PT SIER, Jefri Ikhwan Ma’arif, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam SPARK 2026 merupakan langkah strategis perusahaan untuk memperkenalkan kawasan industri SIER dan PIER secara lebih luas kepada investor internasional, sekaligus membangun hubungan bisnis dengan calon mitra potensial.
“Melalui SPARK 2026, kami ingin memperkenalkan kawasan industri SIER dan PIER sebagai pilihan lokasi investasi yang strategis di Jawa Timur. Dengan dukungan infrastruktur, utilitas, dan layanan kawasan industri, kami berkomitmen menghadirkan lingkungan usaha yang kondusif bagi investor untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia,” ujar Jefri.
Menurutnya, promosi investasi melalui forum internasional tidak hanya bertujuan meningkatkan pengenalan terhadap kawasan industri yang dikelola perusahaan, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami kebutuhan investor global, memperluas jejaring bisnis, serta menjajaki peluang kerja sama yang berpotensi menghasilkan investasi baru.
“Kami berharap kehadiran SIER dalam forum internasional ini dapat mempertemukan perusahaan dengan calon investor yang memiliki rencana ekspansi industri ke Indonesia. Jawa Timur memiliki potensi pasar dan ekosistem industri yang besar. Kami optimistis kawasan industri SIER di Surabaya dan PIER di Pasuruan, termasuk kawasan industri yang akan dikembangkan SIER ke depan, dapat menjadi bagian dari pilihan investasi mereka. Karena itu, kami terus berupaya memperkenalkan potensi kawasan industri Jawa Timur kepada investor global,” tambahnya.
Baca Juga: Satpol PP Surabaya Bidik Warung Remang-remang, Penertiban di Depan Mata
Partisipasi SIER dalam pameran tersebut juga mendapat dukungan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur. Wakil Kepala Perwakilan atau Deputy Chief of Mission (DCM) KBRI Kuala Lumpur, Dr Danang Waskito SE MA, bersama Koordinator Fungsi Konsuler KBRI Kuala Lumpur, Maria Renata, turut mengunjungi gerai pameran SIER dan memberikan apresiasi terhadap upaya perusahaan dalam mempromosikan potensi investasi Indonesia di tingkat internasional.
Selain memperkenalkan kawasan industri melalui pameran, SIER juga melaksanakan pertemuan bisnis dengan Malaysian Investment Development Authority (MIDA), lembaga pemerintah Malaysia yang berperan dalam mempromosikan dan memfasilitasi investasi di sektor manufaktur dan jasa.
Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk memperluas jejaring kelembagaan, bertukar informasi mengenai perkembangan investasi industri, serta menjajaki peluang kolaborasi dalam memperkenalkan potensi kawasan industri Jawa Timur kepada pelaku usaha dan investor internasional.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, SIER juga melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) dengan Unit Usaha Syariah PT Bank Maybank Indonesia Tbk pada 17 Oktober 2026. Penandatanganan tersebut merupakan tindak lanjut dari diskusi strategis bersama Maybank Group yang dilaksanakan sehari sebelumnya.
Baca Juga: DLH Surabaya OTT Empat Pembuang Sampah Sembarangan
Jefri menjelaskan bahwa penjajakan kerja sama dengan sektor perbankan merupakan bagian dari upaya SIER untuk memperkuat ekosistem pendukung investasi, termasuk membuka peluang pengembangan layanan dan kolaborasi bisnis yang dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan maupun investor di kawasan industri.
“Pengembangan kawasan industri tidak hanya membutuhkan kesiapan lahan dan infrastruktur, tetapi juga dukungan ekosistem bisnis yang kuat. Melalui sinergi dengan berbagai mitra strategis, termasuk sektor perbankan, kami berharap dapat menghadirkan nilai tambah dan kemudahan bagi investor yang ingin mengembangkan usahanya di kawasan industri SIER,” jelasnya.
Mengusung semangat “Jawa Timur Gerbang Baru Nusantara”, partisipasi SIER dalam SPARK 2026 menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan daya saing kawasan industri Jawa Timur, memperluas akses pasar investasi internasional, serta mendorong pertumbuhan investasi yang berkelanjutan.
Ke depan, SIER akan terus mengoptimalkan kegiatan promosi, memperkuat hubungan dengan calon investor dan mitra strategis, serta mengembangkan layanan kawasan industri guna menjadikan SIER dan PIER sebagai pilihan lokasi investasi yang semakin kompetitif di Indonesia. (pn1)
Editor : Wasi