pusaran.net - Ketua DPW PAN Jatim, Rizki Sadig, menyatakan bahwa partainya dan Demokrat Jawa Timur sepakat berkoalisi di 15 kabupaten/kota pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jatim 2024.
Hal itu berdasarkan hasil pertemuan tertutup yang digelar di kantor PAN Jatim, jalan Darmokali Surabaya, Rabu (19/6/2024) malam.
Baca Juga: Situbondo Gagas Anyer–Panarukan 3R, Satukan 22 Daerah
“Hasil diskusi, ada 15 (kabupaten/kota) yang sudah fix bekerjasama dalam proses dinamika politik ke depan dan akan menjadi sama (koalisi),” kata uRizki Sadig, usai pertemuan.
Sading tidak menyebut secara rinci daerah mana saja dari 15 kabupaten/kota di Jatim. Kata dia, di antaranya adalah Kota Surabaya, Kota Malang, Kota Batu, Kabupaten Pacitan, Kediri, Trenggalek, dan Ngawi.
“Kota Pasuruan belum, Lamongan dan Gresik belum. Sidoarjo juga belum karena masih dinamika. Yang potensi sama (koalisi) salah satunya Pilkada di Surabaya, Kediri, Ngawi, Pacitan, Trenggalek, Kota Batu, Malang, itu beberapa daerah saya lupa detailnya,” ujarnya.
Baca Juga: Pemetaan Venue Porprov Jatim 2027 Ditarget Rampung 2 Bulan
Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Jatim, Emil Elistianto Dardak, mengaku optimis kerjasama politik itu bisa mendulang kemenangan di 15 kabupaten/kota. Sementara daerah lain yang tidak masuk ke dalam daftar koalisi, masih ada kecocokan.
“Setelah dirunut-runut tadi untuk kabupaten/kota, sebenarnya itu jangan dilihat dari 15 dari 38 daerah, karena ada banyak yang masih kosong-kosong memang belum. Jadi ini yang terisi jadi itu hampir semua ada kecocokan,” kata Emil.
Emil berharap untuk wilayah lain yang tidak masuk ke dalam daftar kerjasama poltik agar bisa berkompetisi di Pilkada Jatim sebagai mitra demokrasi.
Baca Juga: SIER Perkuat Investasi Lewat Dua LoI di EJIF 2026
“Tapi kita sudah sepakat di mana kita nggak bareng jangan sampe menganggu kebersamaan. Mari ini menjadi sebuah proses demokrasi di mana kita enggak melihat kompetitor sebagai musuh tapi sebagai mitra demokrasi mitra bertanding,”ujar Emil Dardak. (pn2).
Editor : Wasi