Pusaran.Net - Seorang istri membacok suaminya di Pandugo gang VI, Rungkut, Rabu (30/8/2023) Dari informasi dilapangan, Istri berinisial AP itu kesal karena suaminya MS tidak bekerja sehingga terjadi cekcok.
Fikri salah satu warga mengatakan bahwa keduanya sering cekcok karena motif ekonomi. MS sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan. Ketika MS tidak bekerja, si istri selalu marah-marah.
Baca Juga: Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri
"Jadi beberapa kali tetangga tahu kalau yang suami ga bekerja selalu ribut," ujar Fikri.
Sementara itu, Kapolsek Rungkut, Kompol M Fakih mengatakan korban MS mengalami luka bacok di kepala, perut, dagu dan lengan. Sedangkan AP tidak mengalami luka sama sekali.
Baca Juga: Surabaya Kembali Raih WTP, Catat 14 Kali Berturut-turut
"Statusnya dua orang itu masih korban. Sementara belum bisa dimintai keterangan karena yang perempuan shock, yang korban laki-laki luka parah," kata Fakih.
Namun, dari olah TKP kepolisian dan pemeriksaan saksi-saksi, polisi menemukan jika pembacokan dilakukan satu arah oleh AP. Sang istri menggunakan pisau dapur untuk membelah daging untuk melukai suaminya. Kini, kasus ini ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya.
Baca Juga: RICH Pakal, Kelas Inggris Gratis untuk Anak Diserbu Warga Surabaya
"Untuk penanganan tadi keluarga lapor ke Polrestabes Surabaya mas," pungkasnya. (pn1)
Editor : Wasi