Pusaran.Net - Pasca penutupan pasar Gresik PPI, jalan Jepara Surabaya yang di tengarai banyak warga sekitar terkena virus Covid- 19 atau Corona, Komisi B DPRD Surabaya yang membidangi ekonomi siap menjembatani pedagang dengan PD Pasar Surya agar memperoleh bantuan.
Pernyataan itu, dikatakan Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno kepada sejumlah wartawan di Gedung Dewan, jalan Yos Soedarso, Surabaya, Kamis (16/4/2020).
“PD Pasar Surya harus beri bantuan bagi pedagang PPI yang kena dampak langsung. Namun, kalau pedagang pasar tumpah sekitaran PPI harus dicek dulu datanya. Apa mereka masuk MBR atau tidak. Terurama warga sekitar pasar PPI ,"kata Anas Karno.
Wakil Sekertaris DPC PDI Perjuangan Surabaya ini, mengatakan penutupan ini beralasan cukup kuat. Selain surat permintaan dari Kecamatan Krembangan serta surat dari Dinas Kesehatan Surabaya, penyebaran pasien Covid-19 di daerah tersebut dianggap mengkhawatirkan.
“Protokolernya 14 hari. Yang terutama jangan sampai virus ini menyebar. Kalau kita lihat pasar tumpahnya kan ramai dikunjungi. Penutupannya 14 hari, sampai melihat kondisi dan situasinya seperti apa,” terangnya.
Sebelumnya pada 2 April lalu, Anas Karno sempat mendatangi pasar Gresik PPI. Pada saat itu sudah beredar kabar bahwa pasar akan ditutup. Namun politisi partai PDI-P itu berhasil meminta pihak PDPS untuk memberlakukan pembatasan jam operasional. Bukan menutup pasar.
“Kalau awal kan saya minta pak Camat meminta jam buka pasar diatur lagi. Karena belum ada indikasi terkait itu (positif Covid-19, red). Kalau sekarang pak Camat sudah memberikan info seperti itu ya kita turuti. Mending solusinya ditutup,” terangnya.
Sementara itu, Direktur Teknis dan Usaha PD Pasar Surya, Muhibuddin menyatakan terkait bantuan untuk pedagang Pasar Gresik PPI, pihaknya belum bisa memastikan. Karena masih belum ada permintaan dari pedagang yang terdampak. Hal itu, berbeda dengan Pasar Kapasan yang sempat meminta bantuan ke Pemkot .
“Kalau terkait bantuan, kita belum dapat info. Tidak tau kalau Pemkot,"pungkasnya.(pn2)
Editor : Pak RW