pusaran.net - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya segera mengumumkan 500 besar Lomba Kampung Pancasila 2026. Pengumuman yang semula dijadwalkan pada Senin (5/10/2026) ditunda satu hari karena tim juri masih membutuhkan waktu untuk menyelesaikan penghitungan nilai peserta.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Kampung Pancasila Kota Surabaya Irvan Widyanto mengatakan, tambahan waktu diperlukan untuk memastikan tidak ada persoalan dalam menentukan RW yang masuk 500 besar.
Baca juga: Update Korban Ledakan San Antonio, Ini Kata Dokter
"Kesepakatannya (dewan juri) kita ada penundaan satu hari untuk pengumuman. Jadi, kita perlu waktu satu hari lagi untuk menentukan siapa-siapa RW yang masuk ke 500 besar," kata Irvan, Selasa (6/10/2026).
Menurut Irvan, verifikasi lapangan tambahan akan dilakukan apabila hasil penghitungan menemukan peserta dengan nilai yang sama. "Jadi, kalau nanti ternyata dari penghitungan itu masih ada nilai yang sama, maka di dalam satu hari itu kita akan melakukan verifikasi lapangan lagi untuk ngecek," ujarnya.
Menurut Irvan, proses penentuan 500 besar berlangsung cukup alot dalam rapat dewan juri. Hal tersebut terjadi karena masing-masing kampung memiliki program yang dinilai menarik. "Karena setiap kampung bagus bagus ini juri ada perdebatan yang alot," ungkapnya.
Baca juga: Kenalan di OMI, Motor Pria Surabaya Dirampas Komplotan Curanmor
Meski demikian, Irvan berharap, 500 RW yang lolos nantinya dapat menjadi motor penggerak bagi kampung-kampung lainnya, khususnya dalam menerapkan empat pilar Kampung Pancasila. "Harapannya bisa menularkan semangat kepada kampung-kampung yang lain," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya ini.
Ia juga mengapresiasi antusiasme warga dalam mengikuti Lomba Kampung Pancasila 2026. Antusiasme tersebut tidak hanya terlihat dari pelaksanaan program, tetapi juga masifnya publikasi kegiatan kampung melalui media sosial. "Edukasi di media sosial ini sebagai salah satu semangat menyebarkan kebaikan. Ini merupakan wujud dari Kampung Pancasila," katanya.
Irvan mendorong RW yang masuk 500 besar untuk mempersiapkan program secara optimal menjelang tahapan verifikasi 200 besar. Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan empat pilar Kampung Pancasila menjadi hal penting yang harus dipertahankan. "Konsistensi dalam menjalankan empat pilar ini perlu dipertahankan," pesannya.
Baca juga: Setelah 58 ASN Disanksi, BKPSDM Surabaya Ungkap Kasus Mangkir Lebih dari 10 Hari
Sebagai diketahui, Lomba Kampung Pancasila 2026 diikuti 1.360 RW dari 153 kelurahan di Kota Surabaya. Setelah pengumuman 500 besar, tahapan lomba akan berlanjut dengan verifikasi lapangan tahap kedua sekaligus proses penentuan 200 RW.
Dari 200 RW tersebut, sebanyak 35 RW selanjutnya akan kembali diseleksi untuk masuk jajaran terbaik. Sementara 165 RW lainnya akan mendapatkan bantuan masing-masing Rp10 juta. (pn2)
Editor : Wasi