pusaran.net - DPW PAN Jawa Timur memberikan kado bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan, Selasa (19/8/2025). Pembagian bantuan berupa 2700 paket sembako tersebut dilakukan dalam rangka merayakan HUT ke-80 Kemerdekaan RI dan menyambut HUT ke-27 PAN.
“Alhamdulillah hari ini, kami DPW PAN Jatim, dapat kembali berbagi rejeki dengan masyarakat. Kami memberikan bantuan pangan berupa 2700 paket sembako sebagai kado perayaan HUT Kemerdekaan RI sekaligus ulang tahun ke-27 PAN,” kata Ketua DPW PAN Jawa Timur, Ahmad Rizki Sadig.
Baca juga: Situbondo Gagas Anyer–Panarukan 3R, Satukan 22 Daerah
Rizki Sadig menjelaskan, jumlah 2700 diambil dari angka usia PAN yang pada 23 Agustus 2025 nanti menginjak 27 tahun. Paket sembako berisi beras, gula, minyak goreng, kecap, dan mie instan tersebut dibagikan di berbagai daerah di Jatim.
Kegiatan pembagian sembako tersebut, lanjut Rizki, sesuai dengan perintah Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas), agar seluruh kader PAN aktif berbagi pangan kepada masyarakat. Instruksi ini sebagai bentuk kepedulian PAN terhadap kondisi kesejahteraan rakyat Indonesia.
Baca juga: Pemetaan Venue Porprov Jatim 2027 Ditarget Rampung 2 Bulan
“Mungkin jumlahnya tak seberapa, tapi kami berharap apa yang kami lakukan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat seperti yang diperintahkan Ketua Umum PAN yang juga Menko Pangan, Pak Zulkifli Hasan,” ujar legislator PAN di Senayan itu.
Pembagian paket sembako dilakukan oleh sejumlah kader PAN dengan langsung mendatangi penerima bantuan. Beberapa DPD PAN juga ada yang mengundang masyarakat untuk mengambil paket sembako di kantor-kantor PAN.
Baca juga: SIER Perkuat Investasi Lewat Dua LoI di EJIF 2026
Salah seorang penerima paket sembako, Muhammad Arif, mengaku senang dengan bantuan yang ia terima. Warga Sepanjang Indah, Sidoarjo, yang sehari-hari berprofesi sebagai penjual bakso ini, berharap, bantuan dari PAN Jawa Timur tersebut bisa meringankan beban kebutuhan sehari-hari.
“Terimakasih atas bantuannya. Semoga menjadi berkah dan manfaat bagi saya dan keluarga, dan cukup untuk meringankan tuntutan kebutuhan sehari-hari yang semua serba mahal sekarang ini,” kata Muhammad Arif. (pn3).
Editor : Wasi