Pusaran.Net - Dinas Pendidikan Kota Surabaya memperpanjang seminggu belajar di rumah untuk siswa TK,SD, dan SMP. Terhitung mulai Senin, 30 Maret sampai Sabtu, 4 April 2020 mendatang.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, Muhammad Fikser, mengatakan meski libur para siswa tetap diminta belajar di rumah masing-masing dan tetap ada tugas dari guru yang dikerjakan melalui sistem online.
“Kebijakan ini karena melihat situasi Surabaya masih fokus penanganan COVID-19. Kebijakan physical distancing ini bentuk pencegahan penyebaran virus itu,” tandas Fikse, Sabtu (28/3/2020).
Menurut data, saat ini ada 12 kabupaten/kota di Jatim yang telah masuk kategori zona merah. Belasan wilayah tersebut yakni Kota Surabaya (33 positif), Kabupaten Sidoarjo (8 positif), Kabupaten Gresik (1 positif), Kota Batu (1 positif), Kabupaten Malang (5 positif), Kota Malang (3 positif), Kabupaten Blitar (1 positif), Kabupaten Jember (1 positif), Kabupaten Situbondo (2 positif), Kabupaten Lumajang (1 positif), Kabupaten Magetan (8 positif) dan Kabupaten Kediri (2 positif).
Sementara update kasus corona di Jatim hingga Jumat (27/3) ada 3.781 ODP, 267 PDP dan 66 positif corona. Semua kab/kota di Jatim telah memiliki kasus corona di wilayahnya.
Untuk Kota Surabaya sendiri, jumlah pasien postif Covid -19 ada 33 orang. Dan tertinggi di wilayah Jatim. Guna memutus penyebaran virus Covid-19, Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya di tutup sementara.
"Jadi untuk diberlakukan social distancing yang merupakan kebersamaan antara Pemkot Surabaya maupun kepolisian, maka di dua ruas jalan tersebut, Jalan Darmo dan Jalan Tunjunga, ditutup,” kata AKBP Teddy Candra Kasatlantas Poltestabes Surabaya, Jumat (27/03/2020). (pn1)
Editor : Pak RW