Kunjungi Pasar Pucang, Bambang Haryo Dicurhati Emak-emak Masalah Becek Hingga Atap Bocor

pusaran.net

Pusaran.Net - Anggota Komisi V DPR RI , Bambang Haryo melakukan ispeksi mendadak (Sidak) di pasar tradisional Pucang Surabaya, Kamis (8/11/2018).

Politisi asal partai Gerindra ini, menyorot kurangnya penataan pasar tradisional. Hal itu, akan berdampak pada keberlangsungan pasar tradisonal seiring mulai menjamurya pasar modern.

Padahal, masyarakat mempunyai antusiasme tinggi untuk berkunjung ke pasar tradisional. Terutama kaum emak - emak yang mempunyai kemampuan untuk nilai tawar kepada pedagang.

Untuk itu, pemerintah dalam hal ini pemerintah kota Surabaya harus membuat terobosan agar antusiasme masyakat tidak mati suri berbelanja ke pasar tradisional.

"Pemkot harus antisipasi dengan memenuhi persyaratan sebuah pasar, yakni nyaman, keselamatan dan keamanan,"kata Bambang Haryo .

Selain itu, lanjut politisi yang kini mencalonkan lagi DPR RI periode 2019 - 2024 dapil Jatim 1 (Sidoarjo - Surabaya) Nomor 1 ini, meminta agar peralatan pemadam kebakaran yang kadaluwarsa masa operasinya (2016) harap di ganti. Karena pasar sangat rawan akan bahaya kebakaran.

"Alat PMK yang kadaluwarsa (2016) tadi, harus cepat di ganti. Sebab pasar tradisional rawan kebakaran,"ungkapnya.

[caption id="attachment_1270" align="alignnone" width="4128"]20181108 082420 20181108 082420[/caption]

Apalagi, pasar Pucang Surabaya yang berada di tengah kota sangat memperhatinkan kondisinya. Atap.bangunannya banyak yang bocor dan jalannya becek dan kumuh akibat selokan tidak berfungsi seperti halnya.

"Tadi saya sudah ngomong ke petugas Pasar Pucang, sesuai usulan emak -.emak pedagang pasar agar pemkot melakukan revitalisasi pasar Pucang yang bagian dalam,"ujar Bambang Haryo.

Lebih lanjut, politisi yang juga seorang pengusaha galangan kapal ini, program revitalisasi pasar Pucang yang terhenti akibat sebuah kasus laksanakan agar di lanjutkan kembali. Karena jangan sampai hanya kesalahan seorang oknum berdampak pada kelangsungan pembangunan pasar tersebut.

"Saya kira Bu Risma pasti perhatian dengan masalah pasar tradisional, khususnya pasar Pucang. Beliau seorang perempuan, pasti kepedulian tinggi terhadap pasar. Karena pasar identik dengan perempuan,"pungkasnya. (pn1)

Editor : Pak RW

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru